Gibran Tinjau Pasar Sepaku dan Pasar KIPP IKN yang Akan Ditata Ulang

Jakarta – 457melaniemeadowslane.com – Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka melakukan kunjungan ke Pasar Sepaku di wilayah Ibu Kota Nusantara (IKN) Barat, Kalimantan Timur. Pasar tradisional tersebut akan menjalani penataan ulang, bersamaan dengan peninjauan pasar di Kawasan Inti Pusat Pemerintahan (KIPP) IKN, yang disiapkan sebagai penggerak ekonomi masyarakat setempat.

Kunjungan ini dilakukan usai Gibran meninjau fasilitas pendidikan di kawasan hunian aparatur sipil negara (ASN) IKN pada Rabu. Ia menyampaikan bahwa Pasar Sepaku, yang juga dikenal sebagai Pasar Rebo Sukaraja, memiliki peran penting sebagai pusat aktivitas ekonomi rakyat dan telah lama menjadi bagian dari kehidupan warga Kecamatan Sepaku.

Menurut Gibran, pembangunan dan penataan Pasar Sepaku memiliki keunikan tersendiri karena dilakukan di tengah aktivitas masyarakat yang sudah berjalan. Ia berharap kehadiran pasar yang tertata dengan baik dapat memberikan manfaat langsung bagi warga lokal, seiring dengan pembangunan IKN yang terus berlangsung.

Wapres juga menjelaskan bahwa proses menuju kontrak pekerjaan penataan pasar membutuhkan waktu lebih panjang. Hal ini dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan secara humanis, menghormati ruang hidup warga, serta tidak mengganggu keberlangsungan usaha para pedagang.

Penataan Pasar Sepaku merupakan bagian dari proyek Penataan Kawasan Sepaku. Dalam proyek tersebut, akan dibangun dua gedung pasar, dilakukan penataan area pasar, serta pengembangan koridor Sepaku sepanjang 1,5 kilometer. Seluruh proses dirancang menggunakan pendekatan partisipatif yang diawali dengan musyawarah bersama warga.

Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Pembangunan Relokasi Pasar Sepaku, Roni Rosaji, menyampaikan bahwa penataan dilakukan secara menyeluruh. Pembaruan mencakup perbaikan tampilan bangunan dengan material rotan sintetis, penataan sistem penunjuk lokasi (signage), hingga pengembangan jalur pedestrian yang nyaman.

Ia menambahkan bahwa Pasar Sepaku memiliki total 135 unit los dan kios yang terdiri dari los basah dan los kering. Pasar ini juga akan dilengkapi berbagai fasilitas pendukung, seperti ruang pengelola, ruang kesehatan, ruang pertemuan, tempat pembuangan sementara (TPS), serta area parkir.

Selain Pasar Sepaku, Gibran juga meninjau Pasar KIPP IKN yang dirancang sebagai pusat aktivitas ekonomi baru. Pasar ini diharapkan mampu menyediakan ruang usaha yang layak bagi pelaku UMKM sekaligus memenuhi kebutuhan harian masyarakat di kawasan inti pemerintahan.

Pasar KIPP dibangun di atas lahan seluas 3.774 meter persegi dengan total luas bangunan mencapai 3.959 meter persegi dan terdiri dari tiga lantai. Fasilitas yang tersedia meliputi 22 los basah, 33 los kering, 11 kios, enam unit pujasera, serta ruang pengelola dan ruang pertemuan.

Pasar tersebut dirancang untuk melayani sekitar 200 pengunjung setiap hari. Penataan los basah dibuat terpisah antara area bersih dan area pengolahan guna menjaga kebersihan serta kelancaran sirkulasi pengunjung.

Dalam kunjungannya, Wapres meninjau langsung pembagian zona los basah yang disusun secara fungsional, mulai dari area pembersihan hingga area penjualan. Langkah ini dilakukan untuk memastikan standar kebersihan dan higienitas pasar dapat terpenuhi.

Keseluruhan penataan ini menjadi bagian dari upaya pemerintah menghadirkan pasar rakyat yang sehat, nyaman, dan aman, baik bagi pedagang maupun masyarakat yang berkunjung.

Angkaraja